Bikari Japan – Kalau kamu punya rencana kerja ke Jepang, ngerti soal potongan gaji itu penting banget. Banyak pekerja asing yang kaget karena gaji yang diterima ternyata beda jauh dari angka yang tertulis di kontrak. Bukan karena ada yang curang, tapi karena ada beberapa potongan wajib yang langsung dipotong setiap bulan tanpa kamu sadari. Mulai dari pajak, asuransi, sampai iuran lain yang memang jadi aturan di sana.
Makanya, ngerti cara kerja pajak gaji di jepang bisa bantu kamu lebih siap sebelum berangkat. Kamu jadi bisa hitung kira kira berapa gaji bersih yang bakal kamu terima, berapa yang harus disisihkan, dan gimana cara ngatur keuangan biar tetap aman selama tinggal di Jepang. Dengan persiapan yang matang, kamu gak akan kaget lagi pas terima slip gaji pertama dan bisa lebih fokus kerja tanpa mikirin potongan yang tiba tiba muncul.
Gambaran Dasar Pajak yang Bakal Kamu Hadapi
Di Jepang, tiap pekerja bakal kena beberapa jenis potongan. Yang pertama itu pajak penghasilan yang dihitung dari total pendapatan kamu selama sebulan. Pendapatan ini termasuk gaji utama, tunjangan, atau bonus kalau ada. Selain itu, ada juga pajak penduduk yang biasanya jadi kewajiban buat semua orang yang tinggal di Jepang.
Perusahaan biasanya langsung motong semua pajak tadi dari gaji bulanan. Jadi kamu bakal terima gaji bersih tanpa perlu hitung sendiri. Tapi tetap penting buat ngerti potongan itu apa aja biar kamu gak kaget waktu lihat slip gaji.
Masalah ini sering banget dialami pekerja asing yang baru pertama kali kerja di Jepang. Banyak yang mikir gajinya bakal penuh sesuai kontrak, tapi pas lihat nominal akhir langsung bingung sendiri.
Potongan Gaji yang Sering Bikin Kaget
Selain pajak penghasilan dan pajak penduduk, ada juga potongan lain yang hampir pasti muncul tiap bulan. Biar kamu makin kebayang, berikut gambaran sederhananya
- Pajak penghasilan yang diambil dari total pendapatan
- Pajak penduduk
- Asuransi kesehatan
- Iuran untuk pensiun
- Potongan lain sesuai aturan perusahaan
Karena jumlahnya lumayan banyak, gak heran kalau gaji bersih kamu bisa beda cukup jauh dari angka gaji kotor yang tercantum di kontrak.
Di awal tahun nanti ada juga proses cek ulang pajak tahunan. Dari situ bakal kelihatan apakah potongan yang tiap bulan diambil sudah pas atau masih kelebihan. Kalau kelebihan, biasanya kamu bisa dapat pengembalian dana.
Buat kamu yang punya rencana kerja ke Jepang, ngertiin sistem potongan ini penting banget supaya kamu bisa ngatur keuangan sejak awal dan gak keteteran pas sudah mulai kerja.
Biar Hidup Lebih Tenang, Atur Pajakmu Sejak Awal
Walaupun bayar pajak itu wajib, kamu tetap bisa bikin hidup lebih nyaman dengan cara ngatur keuangan dari awal. Cara paling gampang adalah catat pemasukan serta pengeluaran tiap bulan biar kamu bisa prediksi berapa gaji bersih yang bakal kamu terima.
Selain itu, ada beberapa keringanan pajak yang bisa dimanfaatin pekerja di Jepang, misalnya potongan asuransi atau kebutuhan tertentu. Kalau kamu tahu hak-hak kayak gini, beban pajak bisa terasa lebih ringan.
Kalau kamu punya kerja sampingan, laporan pajaknya bakal sedikit lebih ribet. Jadi penting buat tahu kapan kamu harus ngurus sendiri supaya gak terjadi masalah di kemudian hari.Kalau kamu masih bingung atau butuh arahan yang lebih jelas soal urusan kerja dan pajak di Jepang, kamu bisa kunjungi bikarijapan.com yang siap bantu kamu mulai perjalananmu dengan lebih terarah.