Bikari Japan – Buat kamu yang baru pertama kali pindah ke Jepang, urusan tempat tinggal sering jadi hal yang paling bikin pusing. Harga sewanya beda-beda, aturannya juga kadang bikin bingung, apalagi kalau belum pernah tinggal di luar negeri. Padahal ngerti dulu soal sewa apartemen di Jepang bisa bantu kamu lebih cepat nyatu sama kehidupan sehari-hari di sana. Banyak orang yang kerja ke Jepang atau kuliah di sana awalnya juga merasa kewalahan, tapi semuanya bakal jadi lebih mudah kalau kamu tahu langkah-langkah dasarnya.
Mengenal Pasar Hunian Jepang
Hunian di Jepang punya karakter unik yang terbentuk dari gaya hidup masyarakatnya. Kebanyakan orang di sana tinggal di apartemen yang ukurannya kecil tapi fungsinya maksimal. Buat kamu yang lagi mempertimbangkan sewa apartemen di Jepang, lokasi jadi poin penting banget. Harga sewa di Tokyo jelas lebih tinggi dibanding kota lain seperti Fukuoka atau Hiroshima. Semakin dekat dengan pusat kota, fasilitas makin lengkap tapi ruang makin kecil dan harga makin naik.
Kalau mau yang lebih terjangkau, tinggal di pinggiran kota bisa jadi pilihan. Ukuran apartemennya biasanya lebih besar dan lebih nyaman, cuma kamu perlu mikirin waktu tempuh ke kampus atau kantor. Selain itu, ada juga pilihan share house yang pas buat kamu yang ingin biaya hidup lebih hemat dan suka bergaul dengan orang baru.
Agar lebih mudah menentukan pilihan, coba sesuaikan sama gaya hidup kamu. Ada yang lebih nyaman tinggal dekat stasiun besar karena sering lembur, ada juga yang lebih suka lingkungan tenang di area suburban. Semua itu balik lagi ke tiga hal penting ini.
- Budget yang kamu siapin
- Kebutuhan ruang dan kenyamanan
- Rutinitas harian yang bakal kamu jalani
Agen, Kontrak, dan Biaya Tambahan
Kalau lokasi sudah mantap, langkah berikutnya adalah nyari agen yang bisa bantu cariin apartemen. Hampir semua urusan sewa di Jepang memang lewat agen, jadi kamu tinggal siapin dokumen standar seperti paspor, kartu izin tinggal, atau surat keterangan dari kampus kalau kamu mahasiswa.
Waktu masuk proses kontrak, ada beberapa biaya awal yang sering bikin kaget. Selain uang jaminan, ada yang namanya uang kunci yang sifatnya semacam ucapan terima kasih ke pemilik apartemen. Biasanya jumlahnya sekitar satu atau dua bulan sewa. Ditambah lagi biaya agen, asuransi kebakaran, dan biaya perawatan bulanan. Makanya jangan cuma liat harga sewa di iklan, tapi hitung juga biaya lain yang bakal muncul.
Durasi kontraknya biasanya dua tahun dan kalau mau perpanjang akan ada biaya tambahan. Jadi, pastikan kamu menghitung kemampuan keuangan kamu secara keseluruhan, bukan cuma harga sewanya saja.
Tips Beradaptasi di Apartemen Jepang
Tinggal di apartemen Jepang bukan cuma soal bayar sewa tepat waktu, tapi juga soal cara kamu menyesuaikan diri dengan aturan sekitar. Ada aturan soal buang sampah, kebersihan, sampai jam tenang. Kalau kamu asal, bisa-bisa tetangga protes atau pemilik apartemen jadi kurang nyaman sama kamu.
Selain itu, tagihan seperti listrik, air, dan gas biasanya dipisah dari biaya sewa. Ada juga apartemen yang sistemnya prabayar, jadi kamu harus lebih hemat kalau gak mau tiba-tiba tagihan membengkak.
Buat kamu yang baru mulai hidup dan kerja di Jepang, tinggal di apartemen bisa jadi momen penting buat belajar banyak hal. Dari cara menyapa tetangga sampai kebiasaan sehari-hari orang Jepang, semuanya pelan-pelan bakal bikin kamu lebih cepat terbiasa. Kalau kamu butuh bantuan buat milih tempat tinggal yang cocok dan pengen dapet arahan yang lebih jelas, kamu bisa manfaatin layanan dari bikarijapan.com yang bisa bantu kamu mulai hidup di Jepang tanpa ribet.
Intinya, sewa apartemen di Jepang itu bukan hal yang menakutkan selama kamu tahu apa saja yang harus disiapkan. Kamu tinggal pastikan kebiasaan dan budget kamu sesuai sama pilihan tempat tinggal yang kamu incar. Lama-lama, urusan hunian bakal terasa lebih ringan dan nyaman dijalani.